Sabtu, 04 Desember 2010

Ikan Arapaima (Arapaima Fish)



Arapaima Gigas (Pirarucu) atau ikan Gabus Amazon, adalah jenis ikan raksasa yang berasal dari Sungai Amazon, Amerika Selatan. Di sungai Amazon, yang kaya akan aneka jenis ikan, Arapaima gigas, yang bentuknya mirip dengan ikan Gabus ini, merupakan ikan air tawar terbesar di dunia. Ikan keluarga Arwana ini, pada saat dewasa bisa mencapai panjang hingga 3 meter, dengan berat 200 kg.

Saat ini, sudah jarang terdapat ikan Arapaima yang berukuran lebih dari 2 meter, karena ikan ini sudah sering ditangkapi, untuk dikonsumsi penduduk atau diekspor ke negara lain. 

Catatan fosil menunjukkan bahwa iakan Arapaima telah mendiami sungai Amazon, sejak zaman Jurasic. Ikan purba ini juga menjadi bagian legenda dari masyarakat Amazon. 

Alkisah ada seoranga anak kepala suku yang sombong dan kejam bernama Picarucu. Kemudian oleh dewa dia ditenggelamkan ke dalam sungai dan berubah menjadi ikan Arapaima. Sampai sekarang, masyarakat Amazon menyebutnya ikan Picarucu. Ikan ini memiliki lidah yang bertulang dengan barisan gigi-gigi. Masyarakat lokal menggunakannya sebagai pahat.

Ketika masih kecil Arapaima gigas, memiliki warna kehitaman. Namun semakin besar, warna di bagian ekor yang tadinya hitam berubah menjadi merah. Bila di kolam, makanannya baik ikan mas hidup maupun ikan mas mati Mereka termasuk dalam daftar satwa langka yang dilindungi oleh CITES, IUCN dan dilindungi juga oleh Undang-undang di Guyana.

Ikan yang tergolong sebagai salah satu ikan purba yang masih hidup saat ini, juga mau makan daging.Ikan langka yang bersisik tebal ini, bahkan dapat mencapai ukuran lima meter dan dapat hidup di lingkungan yang kering dengan kadar oksigen yang sedikit. Lidah ikan ini oleh penduduk setempat sering dijadikan ampelas atau kikir untuk menghaluskan permukaan kayu. Keunikan lainnya apabila air di lingkungannya kering, ia akan menggulung menjadi bola dan membenamkan diri ke lubang sampai air kembali datang.

Mereka termasuk dalam ikan yang bernapas dengan mengambil udara langsug dari atmosfer (obligate air breather).  Ikan ini harus muncul ke permukaan setiap 5 - 20 menit sekali,  tergantung pada ukurannya.  Ikan muda, biasanya muncul dipermukaan setiap 5 menit sekali, sedangkan ikan dewasa muncul setiap 18 - 20 menit sekali.

Beruntunglah, meskipun ikan Arapaima berukuran raksasa, namun ikan ini tidak berbahya bagi manusia. Justru Arapaima banyak menjadi korban penangkapan manusia, baik untuk dimakan maupun untuk dikoleksi sebagai ikan penghias aquarium.
Arapaima dapat ditemui di sungai Amazon, wilayah Brazil, sistem sungai Essquito, dan juga di wilayah Asia, di sekitar Thailand dan Vietnam, seperti di sungai Mekong. Mereka biasanya hidup di perairan yang dangkal dan agak berlumpur.


Betinanya menyimpan telurnya di dalam mulutnya, hingga menetas menjadi larva ikan kecil. Setelah menetas, Arapaima membutuhkan waktu seminggu untuk dilepas dan berenang bebas. Mereka akan mencapai dewasa penuh saat berusia 5 tahun. Arapaima dapat hidup hingga 30 tahun. Arapaima tergolong dalam predator, mereka hidup dari memangsa ikan-ikan yang lebih kecil.

National Geographic & Animal Planet, menempatkan Arapaima sebagai ikan air tawar terbesar di dunia.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar