Monday, 16 May 2011

Kondominium


Kondominium (Apartemen Pribadi) adalah rumah yang dibungun secara bertingkat -tingkat  dan mempunyai keluasan yang lebih berbanding dengan rumah apartment atau flat. Kondominium biasanya merupakan bagian dari suatu real estat (umumnya kamar apartemen), yang dimiliki secara pribadi. 

Kondominium berasal dari kata dalam bahasa Inggris yaitu condominium. Condominium ini merupakan gabungan kata latin “con” yang berarti bersama atau bergabung dan “dominium” yang berarti kepemilikan atau pengendalian.
 
Kata kondominium sesungguhnya lebih mengacu pada urusan kepemilikan, bukan jenis dari rumah tinggal. Kalangan properti membedakan arti kata kondominium dengan apartemen, dikaitkan dengan bentuk kepemilikannya. Istilah apartemen, digunakan untuk rumah susun yang disewakan, sedangkan istilah kondominium, digunakan untuk apartemen yang dijual untuk dimiliki oleh masing-masing penghuni.
 
Gaya hidup bertempat tinggal di kondominium sebenarnya bukan konsep yang baru, melainkan telah ada sejak zaman Romawi, kira-kira 6 abad SM.
 
Pemilik unit kondominium mempunyai hak untuk melakukan apa saja terhadap unit tersebut seperti menyewakan atau menjual kepada orang lain. Demikian juga dengan harga sewa dan pajak, semuanya dapat Anda tentukan sendiri.

Dari segi perawatan bangunan, memiliki kondominium lebih praktis daripada rumah-rumah tunggal. Anda cukup merawat pada bagian interior, sedangkan bagian luar bangunan telah diurus oleh pihak gedung. Demikian juga dengan sistem instalasi setiap unit hunian, seperti air, lsistem pemanas,  elevator, istrik dan lain-lain, semuanya terpusat di ruang kontrol yang akan memudahkan Anda apabila terdapat masalah tertentu. Penanganan setiap masalah instalasi diatasi oleh teknisi gedung.

Sebutan kondominium, sering digunakan untuk merujuk pada unit itu sendiri menggantikan kata "apartemen". Rumah ini mempunyai sekuriti yang bertugas menjaga keamanan dan keselamatan penghuninya. Biasanya kawasan sekitarnya juga mempunyai taman permainan dan berdekatan dengan pusat perbelanjaan.


No comments:

Post a Comment