Rabu, 17 April 2013

Ekonomi Mikro (Mikroekonomi)

Ekonomi Mikro adalah cabang ilmu ekonomi yang mempelajari prilaku dari unit-unit ekonomi individual,seperti: rumah tangga, perusahaan, dan struktur industri. Ekonomi mikro membahas tentang alokasi dan efisiensi sumber daya pasar. Ekonomi mikro merupakan suatu sistem yang mempelajari kegiatan ekonomi individu, yaitu individu yang posisinya sebagai konsumen, individu sebagai pemilik faktor produksi, maupun individu sebagai produsen.


Teori Ekonomi Mikro mulai dicetuskan dan dikembangkan oleh para ahli ekonomi klasik, yaitu di sekitar abad ke-18 dan abad ke -19. Beberapa ahli yang berjasa dalam mencetuskan dan mengembangkan teori ekonomi mikro antara lain Adam Smith, David Ricardo, yang kemudian dilanjutkan oleh Marshall dan Piqou. Dalam penyusunan teori ekonomi mikro, para ahli ekonomi tersebut menggunakan beberapa anggapan dasar, yaitu :
  1. Setiap subjek ekonomi umumnya selalu bertindak ekonomis rasional.
  2. Setiap subjek ekonomi memiliki informasi yang lengkap atas berbagai macam peristiwa yang terjadi di pasar.
  3. Tingkat mobilitas yang tinggi, sehingga para subjek ekonomi dapat segera beradaptasi atau mengadakan penyesuaian terhadap perubahan-perubahan yang terjadi di pasar.
Dengan anggapan-anggapan di atas, para ahli ekonomi klasik memiliki keyakinan bahwa kegiatan ekonomi akan berkembang terus menerus secara efisien, sehingga pertumbuhan ekonomi akan semakin meningkat, dan akan tercapai kesempatan kerja penuh (full employment). 

Konsep "the invisible hand" dari Adam Smith menjelaskan bahwa dalam perekonomian bebas (tanpa campur tangan  pemerintah) perekonomian akan mencapai kondisi keseimbangan melalui mekanisme harga yang terjadi di pasar.
Dalam perkembangan zaman, permasalahan ekonomi mikro mulai muncul. Tidak setiap masalah baru tersebut dapat diselesaikan dengan mekanisme pasar. Hal ini disebut dengan kegagalan pasar (market  failure).

Contoh kegagalan pasar adalah pengadaan barang publik (barang  yang penggunaannya secara bersama) seperti  jalan raya. Produsen  (kontraktor) tidak akan membangun jalan raya secara gratis. Dengan demikian maka pembangunan jalan raya diambil alih oleh pemerintah dengan menggunakan dana APBN.


Terdapat 3 teori dalam ekonomi mikro antara lain:
  1. Teori harga, membahas tentang
    • hubungan dan interaksi antara penawaran dan permintaan barang jasa didalam suatu pasar, 
    • faktor-faktor yang mempengaruhinya: struktur pasar, elastisitas penawaran, serta permintaan dan sebagainya. 
    • proses pembentukan harga yang dipengaruhi oleh interaksi antara permintaan dan penawaran suatu barang atau jasa dalam suatu pasar; 
    • bentuk-bentuk pasar, 
    • menganalisa konsep elastisitas permintaan dan elastisitas penawaran
  2. Teori produksi, membahas tentng analisa biaya produksi serta tingkat produksi yang optimal bahkan paling menguntungkan bagi produsen, sehingga mencapai tingkat laba maksimal, dan kombinasi faktor produksi yang harus dipilih oleh produsen agar tujuan untuk mencapai laba maksimum, tercapai.
  3. Teori distribusi, yaitu membahas tentang
    • faktor-faktor yang menentukan tingkat upah tenaga kerja, tingkat bunga yang harus dibayarkan kepada pemilik modal, serta tingkat keuntungan dari pengusaha. 

1 komentar:

  1. Terimakasih atas informasinya, sangat membantu.
    salam kenal dari saya mahasiswa fakultas Ekonomi :)

    BalasHapus