Rabu, 09 Februari 2011

Burung Pelikan (Undan)



Burung undan atau pelikan adalah burung air yang memiliki kantung di bawah paruhnya, dan merupakan bagian dari keluarga burung Pelecanidae. Bersama burung pecuk, pecuk ular, gannet, angsa batu, dan cikalang, mereka membentuk ordo Pelecaniformes

Burung Pelikan ini berwarna putih atau sebagian besar putih. Sayap dan ekor sebagian berwarna hitam. Selama masa mengeram warna kulit yang sulah, paruh, kantung, tengorok, dan kaki menjadi lebih jelas. Burung pelikan mempunyai ciri ciri khusus yaitu antara lain paruh besar dan lurus, dilengkapi dengan kait pada ujungnya dan kantong makanan yang besar, yang bisa menggembung di sepanjang paruh. Kantong paruh ini dapat menyimpan makanan 3 kali lebih banyak dari perutnya . Setelah terkumpul, Pelikan kembali ke sarangnya untuk memberi makan bayi Pelikan.
 
Kantung tersebut digunakan untuk menampang ikan yang diperoleh. Beberapa burung pelikan berenang bersama-sama, memaksa ikan-ikan berkumpul. Kemudian masing-masing burung pelikan akan mengisi kantung makannya dengan banyak ikan. 

Perbedaan morfologi antara jantan dan betina kurang jelas, sehingga cukup sulit membedakan antara pelikan jantan dan pelikan betina. Meski demikian, jika diamati lebih sesama, dapat diketahui bahwa pelikan jantan memiliki ukurtan tubuh yang lebih kecil, dan paruh yang lebih panjang dibanding pelikan betina.

Undan terkecil adalah undan cokelat (Pelecanus occidentalis) dengan massa hanya 2,75 kg, panjang tubuh 106 cm dan lebar bentangan sayap maksimum 1,83 m. Pelikan terbesar saat ini adalah undan dalmasia (Pelecanus crispus) dengan massa 15 kg dan panjang 183 cm, dengan lebar bentangan sayap hingga 3,5 m. Undan australia memiliki paruh terpanjang di antara burung lainnya.

Pelikan adalah perenang yang baik, dengan kaki mereka yang pendek dan kuat serta jari-jari berselaput, untuk memudahkannya berenang di air.

Pelikan dapat digolongkan menjadi dua kelompok :
  • Pelikan yang berburu ikan dengan cara membentuk barisan di permukaan air dan mengambil ikan dengan paruhnya. 
  • Pelikan yang menyelam ke dalam dan muncul ke permukaan setelah memperoleh buruan. 

Habitat:

Pelikan modern ditemukan di semua benua kecuali Antartika. Mereka hidup umumnya di wilayah hangat, dan mereka tidak dijumpai di wilayah kutub, laut dalam, kepulauan samudra, dan benua Amerika Selatan. Pelikan suka hidup berkelompok di wilayah yang berdekatan dengan air, dan berenang di danau, rawa, sungai, dan lautan. 

Makanan

Makanan pelikan biasanya adalah ikan, namun mereka juga memakan amfibi, crustacea, dan dalam beberapa kasus, burung kecil. Mereka menangkap mangsa dengan memperbesar kantung paruh mereka. Lalu mereka harus mengeringkan kantung tersebut sebelum menelan. Hal ini memakan waktu satu menit, dan burung laut lainnya dapat mencuri ikan tersebut di waktu kritis itu. Pelikan kadang-kadang mencuri mangsa dari burung laut lain.

Pelikan putih menangkap ikan dalam kelompok. Mereka membentuk barisan untuk mengejar sekumpulan ikan kecil ke perairan dangkal, lalu menyapu sekumpulan ikan tersebut dengan paruh mereka. Ikan besar ditangkap dengan ujung paruh, lalu dilempar ke udara untuk ditangkap kembali dan masuk ke kantung paruh mereka dengan kepala lebih dulu.

Pelikan Coklat Amerika Utara biasanya menyelam untuk mengejar mangsa mereka. Dan dalam kasus langka, spesies lainnya seperti Pelikan Peru dan Pelikan Australia melakukan metode perburuan itu.

Reproduksi

Pelikan bersarang secara koloni. Pelikan memiliki kehidupan sosial yang rumit, sekelompok pelikan jantan mengejar satu pelikan betina di udara, di darat, atau di air dengan saling menunjuk atau menyentuhkan paruh mereka satu sama lain. Proses ini dapat diselesaikan dalam satu hari. Spesies yang bersarang di pepohonan memiliki cara yang lebih simpel, pelikan jantan mempromosikan diri mereka untuk pelikan betina.

Kopulasi berlangsung segera setelah mendapatkan pasangan dan berlanjut selama 3 hingga 10 hari sebelum telur dikeluarkan. Pelikan jantan membawakan material pembuat sarang, lalu pelikan betina membentuk struktur sarang yang simpel dari material tersebut.

Kedua induk, jantan dan betina, mengerami telur di atas atau di bawah kaki mereka. Semua spesies menelurkan setidaknya dua telur.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar